Pengertian Evaporasi, Kondensasi, Transpirasi, Gutasi dan Contohnya

Pada artikel kali ini sandinr.com akan membahas tentang pengertian evaporasi, kondensasi, Transpirasi dan gutasi dan disertai dengan contohnya.

Mungkin kita sudah tak asing lagi dengan kata  evaporasi, seperti yang kita tahu bahwa evaporasi atau penguapan merupakan sebuah proses perubahan molekul didalam air.

Dalam proses terjadinya evaporasi bisa terjadi di kehidupan sehari-hari misalnya dari tetesan air, air sungai air laut. danau dan air genangan lainnya.

Pada kesempatan kali ini sandinr.com akan terlebih dahulu membahas tentang pengertian evaporasi dan juga contohnya.

 

Pengertian Evaporasi

pengertian evaporasi
hisham.id

 

Evaporasi atau penguapan adalah suatu proses perubahan molekul di dalam keadaan cair contohnya air dengan otomatis menjadi gas contohnya uap air.

Proses tersebut ialah kebalikan dari kondensasi, pada umumnya penguapan bisa dilihat dari lenyapnya cairan secara berangsur-angsur ketika terpapar pada gas dengan volume signifikan.

Pada umumnya molekul tidak mempunyai energi yang cukup untuk melepas dari cairan, jika tidak cairan akan berubah menjadi uap dengan cepat.

Saat molekul saling bertabrakan mereka saling bertukar energi dalam berbagai derajat, tergantung bagaimana mereka bertabrakan.

Terkadang juga transfer energi tersebut begitu berat sebelah, sehingga salah satu molekul mendapatkan energi yang cukup untuk menembus titik didih cairan.

Jika itu terjadi di dekat permukaan cairan molekul tersebut bisa terbang ke dalam gas dan menguap.

Selain itu juga ada yang kelihatannya tidak menguap pada suhu tertentu didalam gas tertentu, misalnya minyak makan pada suhu kamar.

Cairan tersebut memiliki molekul-molekul yang cenderung tidak menghantar energi satu sama lain dalam pola yang cukup buat memberi satu molekul “kecepatan lepas”.

Energi panas yang diperlukan untuk berubah menjadi uap, akan tetapi cairan seperti ini sebenarnya menguap, hanya saja prosesnya jauh lebih lambat dan sebab itu lebih tak terlihat.

Evaporasi atau penguapan merupakan bagian dari esensial dari siklus air. Uap air di udara akan berkumpul menjadi awan, disebabkan pengaruh suhu, partikel uap air berukuran kecil dapat bergabung “berkondensasi” menjadi butiran air dan turun hujan.

– Contoh Dari Evaporasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Setelah memahami pengertian dari evaporasi, kita juga perlu mengetahui contohnya.

Berikut beberapa contoh dari evaporasi dalam kehidupan sehari-hari.

1. Berkeringat

Ketika sedang panas atau menjalani aktivitas berat, tentunya tubuh kita akan menghasilkan keringat.

Keringat pada kulit mendapatkan energi dari tubuh dan yang akhirnya menguap, dan pada ujungnya akan mendinginkan badan.

2. Siklus Hujan

Proses terjadinya hujan, air di permukaan bumi menguap dan bergerak melalui atmosfer ke tempat yang lebih dingin.

Suhu yang dingin akan menyebabkan uap mengembun dan kembali ke tetesan air, yang bersamaan untuk membentuk awan.

Ketika awan menjadi jenuh, tetesan jatuh ke tanah karena hujan.

Nah itulah dua contoh dari penguapan dari kehidupan sehari-hari.

– Faktor yang Mempengaruhi Evaporasi

Berikut beberapa hal yang mempengaruhi evaporasi.

  • Suhu udara
  • Perbedaan tekanan uap
  • Angin
  • Tekanan Atmosfer
  • Kualitas air
  • Permukaan bidang evaporasi

 

Pengertian Kondensasi

pengertian kondensasi
www.jendelasarjana.com

Pengembunan atau kondensasi ialah perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat, yaitu seperti gas atau uap menjadi cairan.

Kondensasi terjadi saat uap didinginkan menjadi cairan, tapi bisa juga terjadi bila sebuah uap di kompresi yakni tekanan ditingkatkan menjadi cairan atau mengalami kombinasi dari pendinginan serta kompresi.

Cairan yang sudah terkondensasi dari uap disebut kondensat. Ada sebuah alat yang digunakan untuk mengkodensasi uap menjadi cairan yaitu disebut dengan kondenser.

Pada umumnya kondenser ialah sebuah pendinginan atau penukar panas yang digunakan untuk berbagai tujuan, mempunyai rancangan yang bervariasi, dan banyak ukurannya dari yang bisa di genggam sampai yang sangat besar.

Kondensasi uap menjadi cairan ialah dari lawan penguapan “evaporasi” yang merupakan proses eksothemik “melepas panas”. Air yang terlihat di luar gelas, air yang dingin pada hari yang panas ialah kondensasi.

 

– Contoh Dari Kondensasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Berikut beberapa contoh dari kondensasi dalam kehidupan sehari-hari.

– Terbentuknya titik-titik air melalui pengembunan uap air dari awan. Kemudin titik-titik air tersebut akan turun dalam bentuk hujan.

– Embun yang di pagi hari ketika melihat daun maupun rumput yang basah, padahal malam harinya tidak terjadi hujan.

– Bila air di dalam gelas di isi air dingin maka akan muncul titik air atau embun.

– Kondensasi yang terjadi dalam sebuah tenda karena adanya air yang berbentuk uap sebagai hasil dari proses pernafasan.

Semakin sesak kondisi tenda maka semakin parah pula kemungkinan kondensasi akan terjadi, sebab uap hasil pernafasan yang terjebak di dinding tenda.

 

Sebelum membahas materi selanjutnya kita akan terlebih dahulu perbedaan antara perbedaan perbedaan transfirasi , gutasi dengan penguapan/evaporasi dan kondensasi.

 

Perbedaan Transpirasi dan Penguapan

Transpirasi berbeda dengan penguapan/evaporasi sederhana sebab berlangsung pada jaringan hidup dan dipengaruhi oleh fisiologis tumbuhan.

 

Pengertian Transpirasi

pengertian transpirasi
learniseasy.com

Transpirasi ialah peristiwa perubahan air menjadi uapa, yang naik ke udara melalui jaringan hidup tumbuh-tumbuhan, yakni yang biasa melalui stomata daun, lentisel serta cuticula.

Transfirasi yakni terjadinya pengeluaran berupa uap  H2O dan CO2 pada siang hari ketika panas, melalui stomata atau mukut daun dan lentisel atau celah batang.

Dengan terlepasnya air dalam bentuk uap air melalui daun atau stomata serta kutikula ke udara bebas yang dikenal dengan istilah evaporasi, maka akan semakin cepat terjadi laju transpirasi.

Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin cepat pula proses pengangkutan air dan zat hara yang terlarut dan begitu juga sebaliknya.

Selain itu untuk mengukur besarnya laju transpirasi melalui daun bisa menggunakan sebuah alat yang dikenal dengan nama fotometer atau disebut juga transpirometer.

Fungsi transpirasi bagi tumbuhan yakni

  • Pengangkutan air ke daun dan difusi air antar sel
  • Sebagai penyerapan dan pengankutan air, hara
  • Untuk membuang kelebihan air
  • Dapat mempertahankan suhu daun
  • Untuk pengangkutan mineral
  • Serta pertukaran energi

Faktor yang mempengaruhi Transfirasi

Berikut faktor yang mempengaruhi transpirasi dari dalam

  • Penutupan stomata
  • Jumlah serta ukuran stomata
  • Jumlah daun
  • Penggulungan serta pelipatan daun
  • Kedalaman dan proliferasi akar

Kemudian inilah beberapa faktor yang mempengaruhi transpirasi dari luar.

  • Suhu udara
  • Sinar matahari
  • Kebahasan udara
  • Angin
  • Keadaan air

Mekanisme Transpirasi

Untuk mekanisme transpirasi itu sendiri dimulai dengan penguapan air oleh sel-sel mesofil ke rongga antar sel yang ada dalam daun.

Di dalam hal ini juga rongga antar sel jaringan bunga karang merupakan rongga yang besar, sehingga dapat menampung uap air dalam jumlah banyak.

Kemudian penguapan rongga air akan berlangsung selama rongga antar sel belum jenuh dengan uap air.

Lalu sel-sel yang menguapkan airnya ke rongga antar sel, tentu akan mengalami kekurangan air sehingga potensial airnya menurun.

Kekurangan tersebut akan diisi oleh air yang berasal dari xilem tulang daun, yang selanjutnya tulang daun akan menerima air dari batang dan batang menerima dari akar dan juga seterusnya.

Uap air yang terkumpul dalam rongga antara sel akan tetap berada dalam rongga antar sel tersebut, selama stomata pada epiderms daun tidak membuka.

Jika stomata membuka, maka akan ada penghubung antara rongga sel dengan atmosfer ,bila tekanan uap air di atmosfer lebih rendah dari rongga antar sel dengan atmosfer maka uap air dari rongga antar sel akan keluar ke atmosfer serta prosesnya disebut tranpirasi.

Jadi kesimpulannya syarat utama untuk berlangsungnya transpirasi ialah adanya penguapan air di dalam daun serta terbukanya stomata.

Pengertian Gutasi

tentang gutasi
www.ruangguru.co.id

Gutasi ialah proses pelepasan air dalam bentuk cair dari jaringan daun.

Kata gutasi itu sendiri  pertama kali dipakai oleh burgerstein. Gutasi terjadi ketika kondisi tanah sesuai sehingga penyerapan air tinggi tapi laju penguapan/transpirasi rendah atau pun ketika penguapan air sulit terjadi karena tingginya kelembaban udara.

Proses gutasi terjadi pada struktur daun hampir sama stomata yang bernama hidatoda.

Gutasi sendiri dapat diamati dengan munculnya tetes-tetes air di tepi daun yang tersusun teratur.

Gutasi tingkat terjadinya pun sangat rendah dibandingkan dengan transpirasi.

 

Demikianlah bahasan kali ini tentang pengertian evaporasi, kondensasi, tranfirasi dan gutasi. Semoga ini bisa membuka wawasan bagi pembacanya.

Tinggalkan komentar