Teknik Dasar Tenis Meja, Peraturan dan Ukuran Lapangannya

Teknik dasar tenis  meja – merupakan hal yang paling utama dalam pembelajaran  sebuah olahraga tenis meja.

Pengertian dari olahraga tenis meja itu sendiri ialah sebuah permainan yang dimainkan oleh dua orang untuk tunggal, dan dua pasang untuk ganda yang berlawanan.

Olahraga tenis meja ini berawal dari sebuah permainan yang bersifat rekreasi. Kemudian tenis meja ini menjadi olahraga serius dan turut diperlombakan di ajang Olimpiade.

Olahraga tenis meja termasuk kedalam jenis permainan bola kecil. Hal tersebut disebabkan karena permainan tenis meja, bola yang digunakan berukuran kecil.

Sama halnya dengan olahraga lain, tenis meja dalam bermain nya seseorang memerlukan teknik dasar, khususnya bagi seorang pemula.

Pada kesempatan kali ini sandinr.com akan membahas tentang teknik dasar dan juga  Peraturan dalam bermain serta ukuran lapangan.

Teknik Dasar Tenis Meja

teknik dasar tenis meja
situbisa.com

Dalam permainan tenis meja juga mempunyai teknik dasar dalam bermain nya, sebab hal tersebut merupakan hal terpenting yang harus di kuasai oleh setiap pemain. Sebagai usaha untuk menghasilkan permainan terbaik dalam setiap pertandingan.

Oleh karena itu sebagai seorang pemain tenis meja tentunya harus menguasai teknik tersebut.

Berikut adalah beberapa teknik dasar dalam bermain tenis meja.

1. Teknik Memegang Bet

Hasil gambar untuk teknik memegang bet
www.penjasorkes.com

Pertama yaitu cara memegang raket berbahan kayu atau yang disebut dengan bet. Teknik memegang bet ini sangat penting dalam bermain tenis meja, karena akan berpengaruh terhadap sebuah pukulan yang  berbeda.

Teknik memegang bet ini terbagi tiga yaitu dengan teknik shakehand grip, teknik penhold grip. dan teknik seemiler grip. Berikut penjelasan dari ketiga cara memegang bet tersebut.

  • Teknik Shakehand Grip ( seperti berjabat tangan)

Teknik shakehand merupakan salah satu teknik memegang bet yang sangat umum dan sangat banyak digunakan para pemain tenis meja terutama pemain Eropa.

Cara melakukan:

– Bet bersandar pada lekuk antara ibu jari dan juga telunjuk.

– Untuk jari telunjuk berada dibawah permukaan net

– Untuk memperkuat sebuah pukulan forehand putar bagian atas ke arah pemain.

– Kemudian untuk memperkuat pukulan backhand, putar bagian atas  bet menjauh dari anda, seperti halnya cara berjabat tangan.

  • Teknik Penhold Grip ( Seperti memegang pena)

Teknik penhold grip atau disebut dengan teknik asia, sebab teknik ini  banyak digunakan oleh pemain asia.

Kelebihan dari teknik ini diantaranya ialah sangat baik untuk pukulan forehand, pukulan bachand dengan cepat.

Cara melakukan:

– Bet di pegang dengan mengarah kebawah, dan bet di pegang  tepat dimana pegangan menyatu dengan bidang bet dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk.

– Tekuk tiga jari yang lainnya  pada sisi bet yang lain atau meluruskan nya mengarah ke bagian bawah bet dengan jari di rapatkan.

 

  • Teknik Seemiler Grip ( Teknik percabangan dari handshake )

Teknik seemiler grip ini lebih dikenal dengan nama Amerika  Grip karena merupakan pengembangan dari pemegangan atau variasi Shakehand grip.

Cara melakukan:

– Memegang bet dengan pegangan shakehand grip

– Kemudian putar atas bet 90 derajat ke arah tubuh

– Tekukan jari telunjuk di sepanjang sisi bet.

 

2. Teknik Stance (Bersiap siaga)

teknik stance
olahragapedia.com

 

Kedua yaitu teknik stance yang merupakan teknik penempatan posisi badan, kaki dan tangan saat kondisi bertahan atau akan menyerang lawan.

Teknik ini sangat penting, sebab berpengaruh  pada kesiapan kita saat menerima serangan dan hasil pukulan saat melakukan serangan. Teknik ini terbagi menjadi dua yaitu Square Stance dan Side Stance.

  • Teknik Side Stance

Teknik side stance ini cara melakukannya yaitu badan harus berada pada posisi menyamping kanan atau kiri.  Posisi bahu berada lebih di dekat net saat melakukan serangan.

Bila anda menggunakan tangan kanan maka posisi tubuh anda harus dekat dengan net saat melakukan pukulan dengan teknik forehan.

  • Teknik Square Stance

Teknik square stance merupakan teknik posisi tubuh kita berada menghadap ke meja.

Posisi ini adalah posisi awal kita setelah menerima serangan dan juga menerima servis dari lawan.

Dalam cara teknik ini di usahakan satu kaki saja yang berpindah ke kiri, kanan, depan dan juga belakang. Sebab hal tersebut memudahkan kita dalam  melakukan gerakan ini.

3. Teknik Footwork ( Gerkan kaki )

 teknik footwork tenis meja
perpustakaan.id

Teknik Footwork merupakan teknik gerakan kaki untuk mendekati arah bola, baik saat posisi menyerang atau pun bertahan.

Untuk gerakan kakinya sendiri teknik footwork ini  bermacam-macam, semua tergantung dari jarak datangnya bola.

Bila bola masih dapat di jangkau dengan satu langkah, maka kita cukup berpindah sejauh satu langkah.

Dalam teknik ini  juga terdapat gerakan yang namanya two step. Untuk cara melakukannya sendiri ialah sedikit menekuk lutut, lalu melakukan posisi kuda-kuda dengan kedua kaki harus seimbang.

Kemudian setelah itu ujung kaki menjadi tumpuan seluruh berat badan anda yang terakhir, bila ingin melakukan sebuah serangan ke arah kanan lawan maka berat badan bertumpu pada kaki bagian kanan.

4. Teknik Stroke (Teknik Pukulan)

teknik stroke tenis meja
www.muttaqin.id

Teknik stroke ini dilakukan saat bertahan atau pun menyerang, terdapat dua teknik pukulan yakni forehand dan bachand. Untuk jenis pukulan sendiri itu bervariasi baca selengkapnya teknik pukulan dalam tenis meja.

Kedua pukulan tersebut dilakukan sesuai dengan kebutuhan saat pertandingan berlangsung, jadi kita di haruskan untuk dapat memastikan kapan melakukan pukulan forehand dan backhand. Untuk

Setelah membahas tentang teknik dasar tenis meja kita juga perlu mengetahui tentang aturan dalam tenis meja.

Peraturan Tenis Meja

peraturan tenis meja
review.bukalapak.com

Dalam  bermain tenis meja juga terdapat aturan tertentu, yang sesuai dengan standar dan sudah di terapkan.

Peraturan tersebut mulai dari  sarana prasarana seperti net, bola, bet, meja, serta peraturan saat bermain nya. Berikut penjelasan tentang aturan dalam bermain nya.

1. Bet

Bet atau raket merupakan alat memukul dalam tenis meja. Bet ini terbuat dari dari campuran kayu dan serat karbon yang digunakan memukul bola.

Untuk cara memilih bet tenis meja yang sesuai standar yaitu 85% terbuat dari bahan kayu, sementara sisanya adalah berat karbon, serat kaca, dan kertas padat.

Pada bagian sisi raket yang biasa digunakan untuk menerima bola dilapisi karet licin dengan ketebalan 2 mm tanpa spons dan 4 mm dengan spons.

Campuran bahan-bahan tersebut bertujuan untuk membuat supaya bet lebih kokoh.

2. Bola

Bola merupakan salah satu perlengkapan tenis meja paling dasar selain bet. Bola pingpong yang sesuai dengan standar tentunya berbentuk bulat dan untuk ukurannya sendiri ialah berdiameter 40mm dan berat 2,7 gram.

Bahan dasar bola pingpong  yang digunakan ialah plastik atau selulosa yang tidak mengkilap. Sedangkan untuk warna yang diperbolehkan ialah warna putih atau oranye.

3. Meja

Meja merupakan salah satu sarana prasarana dalam bermain tenis meja. Untuk ukuran standar nya yaitu panjang 274 cm, lebar 152,5 cm dan tinggi 76 cm dari permukaan lantai.

Untuk bahannya sendiri yang digunakan sesuai standar ialah kayu yang dapat menghasilkan pantulan bola setinggi kurang lebih 23cm saat pemain menjatuhkan bola di ketinggian 30cm.

Sementara untuk warnanya sendiri diharuskan menggunakan warna yang gelap dan dibuat garis pembatas selebar 2cm warna putih.

4. Net

Net merupakan salah satu sarana prasarana dalam bermain tenis meja. Ukuran standar dari net yaitu 15,25cm yang di ukur dari tiang penjaga net dan penjepit net.

Dan tidak diperbolehkan untuk melebihi tinggi standar tersebut.

5. Poin

 

Tertib tenis meja yang kelima yakni mengenai perhitungan skor. Pemain akan menerima skor atau skor sekiranya kondisinya seperti berikut ini:

– Bola melayang melewati meja tanpa memantul secara khusus dulu
– Lawan telah lebih dulu menyentuh bola tanpa bisa mengembalikannya
– Lawan tak bisa mengembalikan bola dengan ideal atau benar
– Lawan memukul bola dengan sisi daun raket yang tanpa dilapisi karet
– Servis yang dikerjakan oleh lawan tak total sehingga menyebabkan – – – bola tak melewati net atau melewati net tapi tak memantul di meja.
– Lawan memukul bola melebihi sekali sebelum bola melewati net.
– Lawan membikin gerakan menyentuh net.
– Lawan menyentuh meja dengan tangan yang tak membatasi bet
– Lawan membikin gerakan yang mengakibatkan permukaan meja bergerak.
– Lawan memukul bola tak secara berurutan (pada nomor ganda).

 

6. Servise dan Pengembalian Bola

Peraturan selanjutnya ialah mengenai servis dan pengembalian bola. Berikut ialah tata tertib-tata tertib standard yang ditetapkan:

– Untuk mempertimbangkan urutan servis, menerima bola, dan daerah diputuskan dengan sistem undian. Setelah menerima keputusan dari undian, pemenangnya bisa mempertimbangkan atau memilih servis, menerima bola, atau daerah lebih dulu.

Seandainya salah satu pemain atau pasangan memilih salah satu dari tiga opsi hal yang demikian, yang lainnya wajib memilih yang lainnya, tidak boleh sama.

– Pemain atau pasangan yang mengawali pada suatu daerah atau sisi dalam satu permainan, akan berpindah daerah di permainan selanjutnya. Kemudian, pada permaianan/set penentuan, pemain atau pasangan wajib bertukar daerah kalau salah satunya telah menerima poin 5.

– Setelah menerima 2 poin, secara bergantian penerima/pasangan melakukan servis hingga permainan selesai.

Pengecualian kalau kedua pemain/pasangan hal yang demikian sama-sama telah mencapai poin 10.

Selanjutnya, kalau dilegalkan percepatan waktu, urutan servis dan menerima servis konsisten sama melainkan masing-masing wajib melakukan servis sekali secara bergantian.

7. Pertandingan

Tertib mengenai jalannya perlombaan dalam permainan tenis meja yaitu sebagai berikut:

1. Wasit utama memimpin jalannya perlombaan, walaupun wasit

2. pembantu dibantu oleh pencatat skor/skor disediakan oleh panitia acara untuk menjaga netralitas.

3. Keputusan wasit yaitu totaliter dan tak bisa diganggu gugat

4. Para pemain atau peserta diwajibkan mengenakan pakaian olahraga

5. Para peserta mesti dalam kondisi atau kondisi fisik dan metal yang sehat

6. Dilegalkan toleransi maksimal keterlambatan, yaitu 10 menit.

7. Peserta akan dipanggil maksimal 3 kali. Lebih dari itu akan diucapkan diskualifikasi.

8. Para pemain diwajibkan mengenakan sepatu ketika bertanding

9. Tidak diwajibkan bagi peserta untuk membawa perlengkapan sendiri karena sudah disediakan oleh panitia.

8. Sistem Pertandingan

Kalau sebelumnya yaitu peraturan mengenai laga, karenanya selanjutnya yaitu peraturan mengenai sistem laga. Berikut yaitu peraturan standard sistem laga yang ditentukan:

1. Pertandingan ditentukan dengan sistem gugur

2. Metode penghitungan yang dipakai yaitu best of three best of three di mana angka kemenangan 11 rally point saat babak penyisihan.

3. Pada babak final, sistem penghitungan yang dipakai yaitu best of five dengan angka kemenangan 11 rally point.

4. Kalau terdapat nilai seri (10-10), karenanya akan ditambah laga 2 nilai lagi

5. Pemain yang lebih dulu menerima nilai selisih 2 akan dianggap sebagai pemenangnya.

6. Kalau masing saja seri sesudah selisih tambahan 2 nilai, karenanya akan dilaksanakan centrian koin sampai didapat pemenangnya.

9. Pelanggaran

Berikut beberapa contoh pelanggaran dalam bermain tenis meja.

1. Menunjang atau menggerakkan meja saat bola sedang dimainkan atau rally

2. Pemain mengangkap bola yang dipukul oleh lawan dengan posisi tangkapan ideal di atas meja

3. Bet atau tangan menyentuh meja dan net saat bola rally atau dimainkan.

4. Ketika melaksanakan servis, pemain gagal mengenai bola, baik itu sengaja ataupun tidak.

5. Ketika melaksanakan teknik pukulan atau servis, posisi pukulan tidak berada di posisi yang seharusnya. Umpamanya, posisi pukulan berada ideal di atas meja. Posisi yang harus merupakan berada di luar batas meja.

 

Ukuran Lapangan Tenis Meja

lapangan tenis meja
biofar.id

Seperti yang tadi sudah di jelaskan bahwa lapangan tenis meja memiliki ukuran standar berikut penjelasannya.

– Panjang : 274 cm

– Lebar 274 cm

– Tinggi meja 76 cm

– Luas : 4,1785 m² dengan tebal meja:3cm

 

 

Demikian bahasan tentang teknik dasar tenis meja beserta  peraturan dalam bermain dan juga ukuran lapangan tenis meja.

 

Tinggalkan komentar